Senin, 25 November 2013

RPP FORMAT 2013 SMP_Massa Jenis


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
SMPN 01 Baturaja Timur
T.P 2013/2014

Mata Pelajaran : IPA/Fisika
Kelas/Semester  : VII/I
Topik Materi : Objek IPA dan pengamatannya
Materi Pokok : Massa jenis benda (balok kayu,balok besi,balok almunium)
Alokasi Waktu : 3 x 40 menit
a.      Tujuan Pembelajaran :
a.      Nilai-nilai karakter (sikap)
o   Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan dari semua aspek kehidupan
o   Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari
o   Disiplin : Tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan
o   Jujur : Selalu dapat dipercaya dalam perkataan,tindakan,dan pekerjaan
o   Bertanggung jawab dan Toleransi : Menjalankan tugas dan kewajiban yang seharusnya di lakukan sebagai siswa
o   Menghargai pendapat dan mampu memberikan penghargaan kepada orang lain dalam aktivitas sehari-hari
b.      Akademik (pengetahuan)
o   Siswa dapat menjelaskan pengertian pengukuran
o   Siswa dapat menjelaskan pengertian massa jenis
o   Siswa dapat memberikan penjelasan mengenai cara pengukuran massa jenis benda
o   Memahami perbedaan satuan MKS dan CGS dalam pengukuran
c.       Keterampilan
o   Mampu mengikuti prosedur praktikum  dengan sistematis
o   Mampu menggunakan alat-alat praktikum dengan tepat
o   Mampu menggunakan alat ukur neraca O’Haus dengan tepat dan teliti
o   Mampu menentukan nilai pengukuran yang diperoleh dari praktikum yang dilakukan
o   Mampu memasukkan data hasil pengukuran kedalam tebel pengamatan
b.      Kompetensi Dasar :
2.1     Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari
3.1  Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada diri, makhluk hidup, dan lingkungan fisik sekitar sebagai bagian dari observasi, serta pentingnya perumusan satuan terstandar (baku) dalam pengukuran
4.1  Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran pada diri, makhluk hidup, dan lingkungan fisik dengan menggunakan satuan tak baku dan satuan baku
c.       Indikator Pencapaian Pembelajaran :
1.      Siswa dapat menjelaskan pengertian pengukuran dalam fisika
2.      Siswa dapat menjelaskan pengertian massa jenis benda
3.      Siswa dapat merumuskan formulasi untuk menentukan massa jenis benda
4.      Siswa dapat menghitung nilai massa jenis benda berdasarkan praktikum  yang dilakukan
5.      Siswa dapat menarik kesimpulan dari praktikum yang akan dilakukan

d.      Materi Pembelajaran
Pengukuran Besaran Fisika
Pengukuran adalah membandingkan suatu besaran yang diukur dengan alat ukur yang digunakan sebagai satuan.Pengukuran berfungsi untuk memberikan besaran pada objek yang diukur dengan hasil ukur berupa data kuantitatif yang memiliki satuan baik baku maupun tidak baku.
Massa jenis adalah pengukuran massa setiap satuan volume benda. Semakin tinggi massa jenis suatu benda, maka semakin besar pula massa setiap volumenya. Massa jenis rata-rata setiap benda merupakan total massa dibagi dengan total volumenya. Sebuah benda yang memiliki massa jenis lebih tinggi (misalnya besi) akan memiliki volume yang lebih rendah daripada benda bermassa sama yang memiliki massa jenis lebih rendah (misalnya air).
Satuan SI massa jenis adalah kilogram per meter kubik (kg·m-3).Massa jenis berfungsi untuk menentukan zat/benda. Setiap zat/benda memiliki massa jenis yang berbeda.
Rumus untuk menentukan massa jenis adalah :


Rounded Rectangle:
 



Dengan :
m = massa benda/zat
V = volume zat cair
 ρ  = massa jenis

a.      Alokasi Waktu : 3 x 40 menit
b.      Metode pembelajaran : Simulasi interaktif
c.       Media Pembelajaran :Papan tulis,alat tulis,LCD,Proyektor
d.      Sumber belajar : BSE-IPA Terpadu Untuk SMP/MTS Kelas VII
e.       Langkah-langkah pembelajaran :

No

Kegiatan

Rincian  Kegiatan

Sikap/Karakter
Alokasi Waktu

1.

Pendahuluan


ü  Guru mengucapkan salam pembuka “assalamu’alaikum wr.wb”
ü  Guru mengecek daftar hadir siswa,dan mendata jika ada siswa yang tidak hadir dan datang terlambat
ü  Guru meminta siswa untuk mengumpulkan tugas minggu lalu
ü  Guru memberikan motivasi dan teguran jika ada siswa yang tidak mengumpulkan atau mengerjakan tugas (PR)
Disiplin , tepat waktu , jujur dan tanggung jawab
10 menit


2.

Inti
ü  Guru mengulang kembali pertanyaan minggu lalu tentang definisi pengukuran
ü  Melakukan diskusi/tanya jawab berkaitan dengan pertanyaan yang disampaikan pada kegiatan sebelumnya
ü  Guru meminta siswa untuk menjelaskan pengertian massa jenis benda
ü  Guru membimbing siswa untuk menemukan formulasi dari massa jenis benda berdasarkan definisi sebelumnya
ü   Guru memberikan informasi kegunaan penentuan massa jenis benda dalam kehidupan sehari-hari
ü  Guru memberikan informasi bagaimana cara menetukan massa jenis suatu benda
ü  Guru memberikan demonstrasi pada tayangan power point yang menunjukkan simulasi penentuan massa jenis benda
link :
http://phet.colorado.edu/sims/density-and-buoyancy/density_in.html
ü  Guru membimbing siswa untuk menarik kesimpulan dari simulasi yang ditampilkan
Disiplin , tepat waktu , jujur dan tanggung jawab
55 menit

3.

Penutup

ü  Guru memberikan tes hasil belajar hari ini berupa soal berupa rangkuman/refleksi kembali mengenai materi yang dipelajari hari ini,untuk mengukur tingkat pemahaman siswa pada materi kali ini
ü  Guru memberikan perintah untuk mempelajari materi yang akan dipelajari minggu depan tentang pengukran massa jenis benda
ü  Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam penutup “ wasalamu’alaikum wr.wb”

Disiplin , tepat waktu , jujur dan tanggung jawab

15 menit

f.       Penilaian Proses dan Hasil Belajar
-          Teknik : Diskusi kelas (Individu)
-          Bentuk : Pertanyaan
-          Instrumen : Tes dan Non Tes
-          Sikap (Afektif)
No
Sikap Yang Ditanamkan
Penilaian (Check List)
1.
Disiplin (tepat waktu)

2.
Kebersihan dan Kerapian

3.
Sopan santun

4.
Tanggung Jawab

5.
Terbuka,Kritis,Kreatif

6.
Inovatif dan Peduli Lingkungan

-           
Pengetahuan
1.Apakah yang anda ketahui tentang massa jenis ?
2.Bagaimanakah formulasi untuk menentukan massa jenis benda ?
3.Apakah hubungan antara massa benda dengan volume suatu benda ?
4.Apakah perbedaan antara CGS dan MKS ?

Keterampilan
LKS (Lembar kerja siswa)







Mengetahui
Kepala Sekolah




(                                           )



Indralaya,        
Guru Mata Pelajaran





  (Depi Oktasari)
NIM : 06111011040



RPP FORMAT 2013 SMP_PENGUKURAN


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
SMPN 01 Baturaja Timur
T.P 2013/2014

Mata Pelajaran : IPA/Fisika
Kelas/Semester  : VII/I
Topik Materi : IPA dan Pengukuran
Materi Pokok : Pengukuran Dasar (Jangka sorong,mikrometer sekrup,dan neraca ohaus)
Alokasi Waktu : 6 x 40 menit
a.      Tujuan Pembelajaran :
a.      Nilai-nilai karakter (sikap)
o   Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan dari semua aspek kehidupan
o   Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari
o   Disiplin : Tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan
o   Jujur : Selalu dapat dipercaya dalam perkataan,tindakan,dan pekerjaan
o   Bertanggung jawab dan Toleransi : Menjalankan tugas dan kewajiban yang seharusnya di lakukan sebagai siswa
o   Menghargai pendapat dan mampu memberikan penghargaan kepada orang lain dalam aktivitas sehari-hari
b.      Akademik (pengetahuan)
o   Siswa dapat menjelaskan pengertian pengukuran
o   Siswa dapat memahami jenis-jenis pengukuran
o   Siswa dapat memahami fungsi pengukuran
o   Siswa dapat memahami perbedaan satuan baku dan tak baku
o   Siswa dapat menjelaskan pentingnya satuan baku
o   Siswa dapat melakukan pengukuran dengan tepat dan teliti
o   Siswa dapat melakukan konversi satuan dalam SI dengan
memanfaatkan nilai awalannya
c.       Keterampilan
o   Mampu menggunakan alat ukur jangka sorong dengan tepat dan teliti
o   Mampu menggunakan alat ukur mikrometer sekrup dengan tepat dan teliti
o   Mampu menggunakan alat ukur neraca ohaus dengan tepat dan teliti

b.      Kompetensi Dasar :
2.1     Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari
3.1  Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada diri, makhluk hidup, dan lingkungan fisik sekitar sebagai bagian dari observasi, serta pentingnya perumusan satuan terstandar (baku) dalam pengukuran
4.1  Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran pada diri, makhluk hidup, dan lingkungan fisik dengan menggunakan satuan tak baku dan satuan baku
c.       Indikator Pencapaian Pembelajaran :
1.      Siswa dapat menjelaskan pengertian pengukuran dalam fisika
2.      Siswa dapat menjelaskan fungsi pengukuran dalam fisika
3.      Siswa dapat memahami jenis-jenis pengukuran dalam fisika
4.      Siswa dapat menjelaskan pengertian satuan baku dan tidak baku
5.      Siswa dapat menjelaskan perbedaan satuan baku dan tidak baku
6.      Siswa dapat mengklasifikasikan hasil pengukuran benda-benda yang ada disekitar dengan menggunakan satuan baku dan tidak baku
7.      Siswa dapat melakukan prosedur penggunaan jangka sorong dengan teliti dan sistematis
8.      Siswa dapat melakukan prosedur penggunaan mikrometer sekrup dengan teliti dan sistematis
9.      Siswa dapat melakukan prosedur penggunaan neraca ohaus dengan teliti dan sistematis
10.  Siswa dapat menggunakan jangka sorong dengan tepat dan teliti sebagai alat ukur panjang
11.  Siswa dapat menggunakan mikrometer sekrup dengan tepat dan teliti sebagai alat ukur panjang
12.  Siswa dapat menggunakan neraca ohaus dengan tepat dan teliti sebagai alat ukur massa
13.  Siswa dapat menemtukan hasil pengukuran dengan jujur dan tepat
14.  Siswa dapat mengkonversi satuan yang didapat kedalam satuan SI
15.  Siswa dapat menarik kesimpulan tentang konsep penggunaan alat ukur kedalam kehidupan sehari-hari
d.      Materi Pembelajaran
Pengukuran Besaran Fisika
Pengukuran adalah membandingkan suatu besaran yang diukur dengan alat ukur yang digunakan sebagai satuan.Pengukuran berfungsi untuk memberikan besaran pada objek yang diukur dengan hasil ukur berupa data kuantitatif yang memiliki satuan baik baku maupun tidak baku.
Satuan pengukuran terdiri dari satuan baku dan satuan tidak baku.Satuan baku adalah satuan yang berlaku umum dan telah ditetapkan,disepakati dan dipakai diseluruh penjuru dunia.Sedangkan satuan tidak baku adalah satuan yang hanya berlaku khusus disuatu daerah tertentu.
Jenis-jenis alat ukur meliputi : alat ukur panjang,massa,waktu,suhu,kuat arus,intensitas cahaya,dan jumlah zat.

1.      Pengukuran Panjang
Alat ukur yang digunakan untuk mengukur panjang benda haruslah sesuai dengan ukuran benda. Sebagai contoh, untuk mengukur lebar buku kita gunakan pengaris, sedangkan untuk mengukur lebar jalan raya lebih mudah menggunakan meteran kelos.
a.      Pengukuran Panjang dengan Mistar
Penggaris atau mistar berbagai macam jenisnya, seperti penggaris yang berbentuk lurus, berbentuk segitiga yang terbuat dari plastik atau logam, mistar tukang kayu, dan penggaris berbentuk pita (meteran pita). Mistar mempunyai batas ukur sampai 1 meter,
sedangkan meteran pita dapat mengukur panjang sampai 3 meter. Mistar memiliki ketelitian 1 mm atau 0,1 cm.
Gambar 1.Berbagai Alat Ukur Panjang

Posisi mata harus melihat tegak lurus terhadap skala ketika membaca skala mistar. Hal ini untuk menghindari kesalahan pembacaan hasil pengukuran akibat beda sudut kemiringan dalam melihat atau disebut dengan kesalahan paralaks.
Gambar 2. Pembacaan skala
b.      Pengukuran Panjang dengan Jangka Sorong
Bagaimanakah mengukur kedalaman suatu tutup pulpen? Untuk mengukur kedalaman tutup pulpen dapat kita gunakan jangka sorong. Jangka sorong merupakan alat ukur panjang yang mempunyai batas ukur sampai 10 cm dengan ketelitiannya 0,1 mm atau 0,01 cm. Jangka sorong juga dapat digunakan untuk mengukur diameter cincin dan diameter bagian dalam sebuah pipa.
Bagian-bagian penting jangka sorong yaitu :
1. rahang tetap dengan skala tetap terkecil 0,1 cm
2. rahang geser yang dilengkapi skala nonius.Skala tetap dan nonius mempunyai selisih 1 mm.
Gambar 3. Bagian-bagian jangka sorong

c.       Pengukuran Panjang dengan Mikrometer Sekrup
Mikrometer sekrup memiliki ketelitian 0,01 mm atau 0,001 cm.Mikrometer sekrup dapat digunakan untuk mengukur benda yang mempunyai ukuran kecil dan tipis, seperti mengukur ketebalan plat,diameter kawat, dan onderdil kendaraan yang berukuran kecil.Bagian-bagian dari mikrometer adalah rahang putar, skala utama, skala putar, dan silinder bergerigi. Skala terkecil dari skala utama bernilai 0,1 mm, sedangkan skala terkecil untuk skala putar sebesar 0,01 mm. Berikut ini gambar bagian-bagian dari mikrometer.
Gambar 4. Bagian mikrometer sekrup

2.      Pengukuran Massa Benda
Pernahkah kamu pergi ke pasar? Ketika di pasar kamu mungkin akan melihat berbagai macam alat ukur timbangan seperti dacin, timbangan pasar, timbangan emas, bahkan mungkin timbangan
atau neraca digital. Timbangan tersebut digunakan untuk mengukur massa benda. Prinsip kerjanya adalah keseimbangan kedua lengan,yaitu keseimbangan antara massa benda yang diukur dengan anak timbangan yang digunakan. Dalam dunia pendidikan sering digunakan neraca O’Hauss tiga lengan atau dua lengan.


Gambar 5.Beberapa Jenis Neraca

Bagian-bagian dari neraca O’Hauss tiga lengan adalah sebagai berikut:
• Lengan depan memiliki skala 0—10 g, dengan tiap skala bernilai 1 g.
• Lengan tengah berskala mulai 0—500 g, tiap skala sebesar 100 g.
• Lengan belakang dengan skala bernilai 10 sampai 100 g, tiap
skala 10 g.

d.      Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
e.       Metode pembelajaran : Mind maping dengan metode inquiri interaktif
f.       Media Pembelajaran : Papan tulis putih,spidol warna warni,pengapus,alat ukur (mistar),proyektor,PPT Interaktif.
g.      Sumber belajar : BSE-IPA Terpadu Untuk SMP/MTS Kelas VII ,
h.      Langkah-langkah pembelajaran :

No

Kegiatan

Rincian  Kegiatan

Sikap/Karakter
Alokasi Waktu

1.

Pendahuluan

ü  Guru mengucapkan salam pembuka “assalamu’alaikum wr.wb”
ü  Guru mengecek daftar hadir siswa,dan mendata jika ada siswa yang tidak hadir dan datang terlambat
ü  Guru membuka pelajaran dengan memberikan motivasi belajar kepada siswa agar dalam semester ini prestasinya dapat meningkat
Disiplin , tepat waktu , jujur dan tanggung jawab
10 menit


2.

Inti
ü  Guru membuat membuat alur pikir berupa dengan menggunakan metode mind mapping dipapan tulis dengan model inquiri melalui diskusi kelas
ü  Guru membuat pertanyaan definisi dari mengukur dan pengukuran
ü  Melakukan diskusi/tanya jawab berkaitan dengan pertanyaan yang disampaikan pada kegiatan sebelumnya dengan
ü  Guru membantu siswa untuk mencari definisi dari pengukuran
ü  Guru membantu siswa untuk menemukan funsi pengukuran
ü  Guru membantu siswa untuk menyebutkan jenis-jenis alat ukur beserta alat yang digunakan
ü  Guru memberikan informasi tentang satuan dalam
ü  Guru membantu siswa untuk menemukan contoh dari satuan baku dan tak baku
ü  Guru memberikan informasi tentang bagian-bagian dan fungsi jangka sorong
ü  Guru memberikan informasi tentang bagian-bagian dan fungsi mikrometer sekrup
ü  Guru memberikan informasi tentang bagian-bagian dari neraca ohaus
ü  Guru memberikan kesempatan kepada beberapa siswa kedepan kelas untuk menyebutkan bagian dan fungsi jangka sorong.mikro meter sekrup,dan neraca ohaus
ü  Guru memberikan informasi penggunaan jangka sorong untuk pengukuran panjang benda dengan simulasi
ü  Guru memberikan informasi penggunaan mikrometer sekrup untuk pengukuran panjang benda dengan simulasi
ü  Guru memberikan informasi penggunaan neraca ohaus untuk pengukuran massa benda dengan simulasi
ü  Guru memberikan tugas kepada siswa untuk persiapan praktikum penggunaan alat ukur jangka sorong,mikro meter sekrup,dan neraca ohaus.
ü  Guru memberikan perintah kepada siswa untuk melakukan praktikum pengukuran diameter luar dan diameter dalam tabung reaksi dengan jangka sorong
ü  Guru memberikan perintah kepada siswa untuk melakukan praktikum pengukuran ketebalan kawat dan ketebalan kunci dengan menggunakan mikrometer sekrup
ü  Guru memberikan perintah kepada siswa untuk melakukan praktikum pengukuran massa benda dengan neraca o’haus
Disiplin , tepat waktu , jujur dan tanggung jawab
55 menit

3.

Penutup

ü  Guru memberikan tes hasil belajar hari ini berupa soal berupa rangkuman/refleksi kembali mengenai materi yang dipelajari hari ini,untuk mengukur tingkat pemahaman siswa pada materi kali ini
ü  Guru memberikan perintah untuk mempelajari materi yang akan dipelajari minggu depan tentang pengukran massa jenis benda
ü  Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam penutup “ wasalamu’alaikum wr.wb”

Disiplin , tepat waktu , jujur dan tanggung jawab

15 menit

i.        Penilaian Proses dan Hasil Belajar
-          Teknik : Diskusi kelas (Individu)
-          Bentuk : Pertanyaan
-          Instrumen : Tes dan Non Tes

Sikap (Afektif)
No
Sikap Yang Ditanamkan
Penilaian (Check List)
1.
Disiplin (tepat waktu)

2.
Kebersihan dan Kerapian

3.
Sopan santun

4.
Tanggung Jawab

5.
Terbuka,Kritis,Kreatif

6.
Inovatif dan Peduli Lingkungan


Pengetahuan
Soal :
1.Jelaskan :
     a.Definisi Pengukuran
     b.Fungsi Pengukuran
2.Jelaskan perbedaan satuan baku dan tidak baku dalam pengukuran fisika !
3.Berikan 3 contoh alat ukur untuk mengukur panjang !
4.Tuliskan bagian-bagian dari alat ukur :
     a.Jangka sorong                                   c.Neraca O’haus 3 lengan
     b.Mikrometer sekrup
5. Jelakan alasan mengapa pengukuran itu penting dalam kehidupan sehari-hari ?
Kunci Jawaban :
1. a. Pengukuran adalah membandingkan suatu besaran yang diukur dengan alat ukur yang digunakan sebagai satuan.
   b.Pengukuran berfungsi untuk memberikan besaran pada objek yang diukur dengan hasil ukur berupa data kuantitatif yang memiliki satuan baik baku maupun tidak baku.
2.  Satuan baku adalah satuan yang berlaku umum dan telah ditetapkan,disepakati dan dipakai diseluruh penjuru dunia.Sedangkan satuan tidak baku adalah satuan yang hanya berlaku khusus disuatu daerah/wilayah tertentu saja.
3. Mistar/penggaris,jangka sorong,mikrometer sekrup
4. a. Rahang tetap , rahang geser , skala nonius , sekrup penjepit , skala utama
    b.Skala utama,rahang putar,skala putar,silender bergerigi
    c. Lengan depan memiliki skala 0—10 g, dengan tiap skala bernilai 1 g.
        Lengan tengah berskala mulai 0—500 g, tiap skala sebesar 100 g.
        Lengan belakang dengan skala bernilai 10 sampai 100 g, tiap skala 10 g.
5. Karena dengan pengukuran kita bisa menentukan besaran dari benda yang ada disekitar kita , jika tidak ada pengukuran maka kita tidak akan tahu seberapa besar massa,dan panjang suatu benda.Untuk itu perlu dilakukan pengukuran.



J.      Pedoman Penskoran :










Keterampilan
LKS (Lembar Kerja Siswa)

Mengetahui
Kepala Sekolah




(                                           )



Indralaya,        
Guru Mata Pelajaran





  (Depi Oktasari)
NIM : 06111011040